Harapan untuk Presiden Baru

Bila ditanya seputar harapan untuk presiden yang baru, mungkin  terbesit dihati begitu komleksnya harapan-harapan yang muncul. Mulai dari yang krusial seperti pembangunan ekonomi hingga sampai pembenahan mental para pemuda bangsa yang mulai cenderung tergores tinta globalisasi. 
Namun untuk menjawab pertanyaan tersebut setidaknya kita bisa mengutip kata-kata dari musisi legendaris kita yang tidak lain adalah 

bung Iwan Fals-Manusia Setengah Dewa 

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini
Suara yang keluar dari dalam goa
Goa yang penuh lumut kebosanan

Walau hidup adalah permainan
Walau hidup adalah hiburan
Tetapi kami tak mau dipermainkan
Dan kami juga bukan hiburan

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau

Tegakkan hukum setegak tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Tegakkan hukum setegak tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini


0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

Kemampuan Bahasa Indonesia dalam Bidang Tekhnologi Informasi



Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berperan dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia mentransformasikan potensi ketiga aspek TRIGATRA : geografi, demografi dan SDA kedalam pembangunan segenap aspek kehidupan meliputi kelima aspek PANCA-GATRA yaitu ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan HANKAM.Memasuki era globalisasi akan terjadi persaingan yang semakin kuat di pasaran intemasional yang menuntut setiap negara meningkatkan daya saingnya. Daya saing terutama antara lain ditentukan oleh tingkat produktivitas, yaitu nilai keluaran yang dihasilkan oleh satuan tenaga kerja atau kapital dan dalam hal ini ditentukan oleh kemampuan sumber daya manusia dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada intinya adalah dalam rangka menuju pada kemandirian bangsa, mengembang-kan identitas bersama, merealisasi potensi ekonomi, kebudayaan serta politik sebagai suatu kesatuan nasional yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan nasional bangsa dan negara Indonesia.


Bahasa Indonesia sangatlah berperan aktif dalam perkembangan tekhnologi informasi, hal ini terjadi karena arus perdagangan global melawati daerah perairan Indonesia, sehingga daya tukar bahasa justru akan sangat vital terjadi. Saat perdagangan dari suatu negara bagian Eropa menuju Australia pasti akan singgah di Indonesia walau hanya sekedar untuk rehat sejenak, sehingga cenderung terjadi interaksi antara orang luar dengan penduduk Indonesia terutama disekitar daerah kawasan kepelabuhanan. Inilah yang menyebabkan bahasa Indonesia itu harus selalu diperspektifkan namun tidak menutup kemungkinan juga bahasa luar dikuasai orang Indonesia. 


0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

Android Kitkat VS Lolipop




CALIFORNIA - Desas desus nama sistem operasi terbaru Google Android 5.0 L semakin terang benderang. Lolipop akhirnya dipilih secara resmi oleh Google sebagai nama OS barunya, membenamkan dua kandidat lainnya yakni “Lemon Meringue” dan “Licorice".


Lantas seperti apa perbedaan antara Android 5.0 Lolipop dan 4.0 KitKat. Simak ulasan berikut ini seperti dikutip melalui Techradar, Kamis (16/10/2014).


Material Design
Perubahan yang paling jelas dari Android 5.0 Lolipop adalah pada tampilan visual. Google telah bekerja untuk mendapatkan "Material Design" baru selama berbulan-bulan, yang diklaim memiliki nilai estetika tinggi.


Android KitKat belum memenuhi standar material design tersebut. kerenanya, Google berharap material design yang baru ini mampu menghapuskan rasa bersalah mereka.


Tampilan yang estetis itu dapat dirasakan saat melihatnya dalam keadaan flat dan 3D. Material Design mereflesikannya tampilan itu dengan garis-garis tebal yang bersih. Selain itu warnanya juga mampu bertransformasi (berubah-ubah) dengan animasi yang menyenangkan.


Selain itu, yang paling terbaik adalah, pengguna dimungkinkan merasakan kedalaman dibekalang desain antaramuka (UI). Tampilan yang menyenangkan itu juga diadopsi pada ikon aplikasi, font, dan interface untuk elemen yang sederhana seperti tombol navigasi baru dan ikon bar notifikasi.


Perubahan tidak hanya terjadi pada aspek visual, tetapi juga menyentuh ranah lain seperti fitur perintah suara “OK Google”.


Nofifikasi
Pemberitahuan adalah salah satu yang dirombak habis-habisan oleh Google di Android 5.0 Lolipop. Tampilan notifikasi meminimalisasi lockscreen.


Pengguna Android Lolipop dapat melihat pesan yang masuk secara langsung. Bahkan sebelum membuka kunci pada perangkat, pengguna bisa membalas pesan tersebut.


Android Lolipop juga memiliki modus “do not disturb” seperti yang ada di iOS. Modus ini mengizinkan penggunanya mendapatkan pemberitahuan berdasarkan kontak yang dipilih, sehingga tidak akan mengganggu manakala ponsel terus berdengung dengan pemberihuan email atau pesan yang tidak diinginkan.


Di Android KitKat, meski mode itu ada, tetapi belum optimal. Sehingga versi Android baru ini lebih ditingkatkan kemampuan mode tersebut.








http://techno.okezone.com/read/2014/10/16/57/1052921/android-lolipop-versus-android-kitkat

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya