SOLIDARITAS


    Solidaritas itu bisa diartikan dengan kesetiakawanan, kebersaman, merasa sepenanggungan bisa dalam kepentingan kelompok ataupaun kepentingan golongan. Untuk menyatukan rasa solidaritas itu ternyata susah sekali. Apalagi kalau sudah menyangkut yang namanya perbedaan pemahaman yang bersifat individualisme. Disetiap satu kelompok orang aja contohnya seperti dalam satu kelas diuniversitas. Yang seharusnya tidak memikirkan individualisme dan keegoisan yang bisa menyebabkan permusuhan yang berujung pada perpecahan antar kelompok. Bila penulis bisa mengutip kata-kata orang bijak, bahwa "Pertemanan itu memang tak selamanya sempurna, namun sempurna bisa didapat dari pertemanan yang solidaritas". Pada kutipan diatas, pada hakekatnya manusia itu diciptakan untuk bersosisalisasi sehingga dari sosialisasi itulah muncul kesempurnaan. Kesempurnaan inilah yang membuat kita bersatu. Namun kesempurnaan itu harus didasari oleh rasa solidaritas. Makin tinggi rasa solidaritas seseorang, semakin kuat rasa solidaritas golongan atau kelompok tersebut, namun sebaliknya semakin rendah rasa solidaritas seseorang, maka semakin lemah rasa solidaritas tersebut.
 

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

QURBAN DI HARI RAYA IDUL ADHA

       Gema takbir akan segera datang.Setiap umat muslim di seluruh dunia pun berbondong-bondong memepersiapkan penyambutan nilai suci dari ibadah qurban pada hari raya Idul Adha. Sebagian dari umat muslim mulai mencari hewan ternak seperti domba, kambing, sapi, unta untuk diqurbankan. Mereka berduyun-duyun mencari hewan tersebut yang kualitasnya baik, agar apa yang diqurbankan itu menjadi amal baroqah yang benar-benar afdhol diterima Allah SWT. Momment ini, memang sangat berkah, baik bagi mereka yang berqurban, ataupun bagi mereka yang menjual hewan qurban. Betapa tidak pada hari-hari biasa, para penjual hewan qurban cenderung stabil, namun pada saat menjelang ibadah qurban pada hari raya Idul Adha, mereka mendapatkan berkah dari Allah SWT yang berlimpah ruah.
   
      Selain itu, fakir miskin, kaum dhuafa, anak-anak yang terlantar, para tuna lansia pun mendapat keberkahan yang tidak akan bisa didapatkan pada hari-hari biasanya. Maka kitapun sepatutnya memuji dan mengagungkannya karena hanya Dialah yang Maha Adil, Maha Rahman, Maha Rahim.  ALLAHUAKBAR.... ALLAHUAKABAR....ALLAHUAKBAR

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

SEPARUH WAKTU YANG BERMANFAAT

welcome to belitung island
     Udara memang tak terlepas dari kehidupan makhluk di muka bumi . Tanpa udara, semuanya tak akan bisa hidup, tak terkecuali manusia yang merupakan pemimpin atau khalifah dimuka bumi. Namun bagaimana dengan keadaan udara disekitar kita? Apakah udara itu bersih ?atau apakah  telah terkontaminasi oleh zat-zat yang berbahaya bagi kehidupan? atau Apakah udara tersebut bersih terus ?
     Bila kita menanggapi pertannyaan tersebut, pasti semuanya setuju dengan jawaban penulis kalau udara itu tak selamanya bersih dan tak selamanya juga kotor. Jangan takut!  dalam sehari, takkan selamnya udara itu kotor. Namun ada kalanya udara itu benar - benar bersih dan berguna bagi penyembuhan penyakit dan merefresh kembali jiwa.  Jam-jam dalam separuh waktu untuk mendapatkan udara yang benar-benar bersih adalah pada saat pukul 03.00 s.d 05.00 WIB. Mengapa demikian ? karena pada saat separuh waktu tersebut, alam dengan sendirinya mensterilkan udara yakni mengeluarkan oksigen dari proses penghisapan karbondioksida yang dilakukan oleh jantung pernafasan di bumi. Bila dipikir secara logika, pada saat separuh waktu tersebut belum banyak manusia yang mengkontaminasikan udara dengan zat-zat berbahaya sehingga alam bisa dengan mudah mensterilkan kandungan udara. Oleh karena itu bila kita terbangun dari tidur pada saat separuh waktu tersebut, cobalah untuk merasakan dengan tenang betapa enaknya udara pada saat separuh waktu tersebut.

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

IBU

Keperkasaan ada padamu
Keberanian menyelimuti raga tuamu
Kegundahan tak meragukan ketangguhanmu
Membantu jiwa kesatria
Yang kau sebut kekasih
Untuk mencari sumber mata air baru

       Raga boleh termakan usia
       Namun sukma tak gentar....
       Menerjang kehidupan sementara
       Untuk kehidupan yang kekal
       Kau berjuang laksana angin yang tiada henti

Melawan........ Melawan ....... Melawan ......Melawan
                Semua aral melintang

Kau hibur diri
Dengan sumpalan waktu
Bercanda
Ditengah beribu masalah
Walau
         Resah...gundah.....gerah....letih.....
Merasuki
Menghadang
Raga tua termakan usia

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

SADAR HIDUP

Saat kau terduduk letih
Tak bisa meratapi dunia
Dirasuki rasa putus asa
Cobalah lihat..........

Dikala duka membalut jiwa
Dilanda hiruk pikuk dunia
Tak bisa menahan raga
Cobalah lihat..........

Dalam hitam yang menggelapi
Dengan Jiwa yang tak tentu arah
Membuat sesat yang nyata
Cobalah lihat...........

LANGIT MEMBIRU nan indah
Dan hamparan hijau bumi yang membentang luas
Lihat dengan hati, lihat, lihat, lihat
Rasakan betapa

DIA

Tetap abadi
Tetap melihat
Tetap mendengar
Tetap memberi
Tetap mengasihi
Tetap melindungi
............
dan janganlah mengeluh karena

DIA

terus ada didekat kita, menemani setiap langkah dan detak di nadi

1 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

SAHABAT JAUH

Dahulu kita selalu bersama
Bersama mengukir pelangi
Namun semua kini telah beda
Dirimu tak lagi disampingku

Dahulu kita selalu bersama
Pergi kepantai sambil tertawa
Namun semua kini hanya bayangan
Dirimu tak lagi disampingku

Dahulu kita selalu bersama
Melihat ombak berkristal nan membiru
Namun kini semua telah beda
Dirimu tak lagi disampingku

Kini jarak telah memisahkan raga
Namun tidak ada yang bisa memisahkan hati
Dengarlah wahai Kau sahabat
Walau jauh berjanjilah untuk dekat
Dengarlah wahai Kau sahabat
Aku kan temani setiap langkah sepimu

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

SAHABAT RINDUKAN


LASKAR PELANGI

Bahagianya kita saat selalu bersama
Osean membiru pun tak kuasa menahan kristalnya
Relakan waktu untuk bersama mengukir awan biru didepan mata
Entah mengapa goresan  pelangi yang ada
Kini tak bisa lagi bola mungil  memandang

Sebegini parahkah suasana !!!!!!
Andai bebatuan bicara
Mana warna,
Semua  yang dulu pernah ada
Orang yang hebat berkarya bersama
Nama indah yang mengharumkan tanah tercinta

Langkah tuk mencari pun terasa namun
Akankah mampu tuk membantu temui!!!!
Seperti berlari mengejar harapan
Kedua belas batang hidung yang berbeda
Andaikan disana tahu
Rindu ini menggebu tuk bertemu

Pandangan pertemukanlah jiwa yang sedih!!!
Entah bisa atau tidak
Lakunkanlah -lakukan !!!
Angin kan datang untuk menolong
Naluri menajam dan terus mendalam
Guna menghilangkan kerinduan bersama
Indahnya perjumpaan yang lama menghilang berbekas harapan

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya

Persfektif Pendidikan Indonesia


     Dunia pendidikan sangatlah indah bagi yang telah ataupun masih merasakannya. Dengan pendidikan akan mempermudah perkembangan diri. Pendidikanlah yang membuat martabat seseorang bisa tinggi. Jadi tidak heran Orang berlomba-lomba ingin meraih pendidikan yang tinggi. Namun alangkah sedihnya melihat anak-anak usia pelajar yang harus merasakan kepahitan hidup yang sangat keras. Terutama anak-anak didaerah yang tertingal seperti di pelosok-pelosok daerah perbatasan yang jauh dari sentuhan pendidikan. Bila ditanya pada mereka, pasti  mereka menjawab kami ingin merasakan apa itu sekolah, apa itu pendidikan, namun apa daya, uang demi untuk mencari ilmu pun kami tak punya, kami  hanya bisa belajar dari kerasnya kehidupan, kami hanya bisa belajar dari alam. Inilah potret anak-anak daerah tertinggal yang mereka harus bisa bertahan diatas keegoisan dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab atas exploitasi daerah mereka yang hanya bisa mengisi pundi-pundi besar pihak yang mencari keuntungan saja.
    Sehingga banyak timbul pertanyaan , Apakah akan ada orang yang peduli dengan mereka?. Bisakah mereka mendapatkan pendidikan selayaknya anak-anak di perkotaan?. Apakah mereka didiskriminasikan ?. Mestikah perataan pendidikan itu dilakukan?.Haruskah mereka terus menunggu janji yang bersifat harapan?. Semua jawaban hanya ada pada diri kita. Hanya nuranilah yang bisa bicara untuk harapan mereka mereka.
 

0 komentar anda :

Posting Komentar

kritikan anda adalah alat ukur untuk saya